• srizahidah 7w

    Pertemuan

    Ada yang datang. Dengan gigi bersimbah darah, pada sela-selanya dihiasi sisa daging segar. Baru berjarak beberapa meter, aroma amis sudah tercium begitu pekat. Aku bergidik, tetap dengan posisi mundur ke belakang.
    "mau apa kamu? " tanyaku penuh rasa takut.
    " mau apa? Hahahahaha." Tawanya saja benar-benar membuatku menyerah untuk terus menatap.
    "aku adalah temanmu selama beberapa waktu nanti". Dia menyeringai. "pergi kamu, saya tidak perlu teman." Seruku mengusir.
    "bagaimana aku bisa pergi, sedang aku adalah sosok yang kau cipta dengan sikapmu sendiri "
    Aku mematut diri, terlambat. Kesadaran ini benar-benar pulih saat raga sudah tertimbun disini, liang lahat.
    ©zahratuzzahidah