• tara_mrp 22w

    Kaki kanan ke depan

    ┬ętara_mrp

    Terbangun dari 6 jam tidur
    Setelah itu kuingat Dia di alam sana
    Kududuk di tepi kasur
    Menatap lantai yang dingin
    Aku sangat rindu
    Kulipat tanganku
    Kututup mataku
    Hatiku komat kamit seperti dukun
    Setelah mantra duniawiku bicara
    Terlintas padaku senyumNya yang tulus
    Tidak menuntut sesuatupun
    Hangat dan dekat
    Kuucap terima kasih
    Ia tidak di alam sana
    Ia di alam sini
    Di hati.

    Kubalas Dia dengan senyumku
    Suatu saat aku akan memelukmu dan
    Menggandeng tanganmu. Itu ucapku.
    Tidak boleh lepas lagi. Teriakku dalam hati.

    Di negeri kekal itu
    Kita akan menatap satu sama lain
    Dan tersenyum hangat.

    Di negeri kekal itu
    Aku mau melihat Kau tertawa. Bahagia.

    Kau bahagia, aku gembira
    Kau sedih, aku terputus.
    Semuanya kulihat dari Kau.
    Karena aku sayang Kamu.
    Tuhan.

    Kubuka mataku dan kubaca isi hatiMu.
    Kau lah yang lebih dulu meneteskan embun cinta kepadaku. Aku lupa.
    Kuingat kerinduanMu. Aku juga rindu hal itu.
    Iya aku mau semua insan mengenalMu. Aku terima panggilan ilahi itu.

    Bersinarlah Allahku.

    Amin.